PEMBANGUNAN JALAN

Jadwal Pembangunan
  • Pembangunan jalan di perkebunan kelapa sawit dilakukan pada waktu yang bersamaan dengan pembukaan lahan dan selesai sebelum penanaman dilakukan.
  • Jadwal peningkatan kualitas jalan disesuaikan dengan kebutuhan pengangkutan bibit, keperluan bahan, pemeliharaan, dan tenaga kerja.
  • Jaringan jalan harus terjangkau ke seluruh areal dalam menunjang dan menjamin kelancaran pengangkutan.
  • Jalan biasanya terdiri dari badan jalan, bahu jalan, parit dikiri-kanan jalan dan kaki lima.
Jenis Jalan Menurut Fungsinya
  •  Jalan Utama (penghubung) : yaitu jalan yang menghubungkan afdeling, emplasmen dan keluar kebun.
  • Jalan Produksi : yaitu jalan yang menghubungkan areal produksi dengan jalan utama berfungsi untuk sarana transportasi.
  • Jalan Koleksi : yaitu jalan yang menghubungkan areal produksi langsung kejalan produksi atau jalan utama berfungsi sebagai tempat pengumpulan dan transportasi hasil.
  • Jalan pringgan: merupakan batas kebun yang berfungsi sebagai jalan kontrol.


UKURAN LEBAR JALAN
Jenis Jalan
Bahu + badan jalan
Kaki lima (m)
Jarak parit ke titik tanam (m)
Daerah milik jalan (m)
Jalan Utama
8
1
3
12
Jalan Produksi
6
1
3
10
Jalan Koleksi
5
1
3
9
Jalan Pringgan
4 s/d 5





Parit jalan sering tidak ada tetapi dibuat dengan melandaikan bahu jalan ke arah pinggir jalan sehingga Daerah Milik Jalan makin sempit.

Pembuatan dan Konstruksi Jalan 
  • Membuka jaringan jalan yang menjangkau seluruh areal sesuai dengan ukuran jenis jalan.
  • Membuat parit dikiri dan kanan jalan dan rorak penampungan air arah kedalam gawangan.
  • Membentuk permukaan jalan seperti batok tengkurap dengan kemiringan 6 derajat.
  • Memadatkan permukaan jalan dengan compactor.
  • Kemiringan jalan pada tanjakan di areal bergelombang berbukit maksimum 6 derajat.
  • Membangun jembatan dan gorong-gorong untuk menghubungkan jalan yang terpisah oleh sungai atau parit.
 DESAIN KEBUN
A. Bentuk dan Ukuran Blok pada Areal Datar
  • Bentuk blok biasanya bujur sangkar atau empat persegi panjang dengan ukuran 500 x 500 atau 1000 x 300 meter.
  • Batas blok pada areal datar atau berombak harus berupa jalan yang dapat dilalui kenderaan roda 4.
  • Bentuk blog pada areal bergelombang-berbukit biasanya tidak harus dengan luas seragam.
  • Batas blok pada areal bergelombang-berbukit biasanya tidak lurus tapiu bisa berupa badan jalan yang dapat dilalui kenderaan roda empat atau jalan setapak.
B. Jaringan Jalan
  • Jaringan jalan pada areal datar-berombak umumnya lurus dan cukup mudah dibangun.
  • Dapat berfungsi sebagai batas blok.
  • Jaringan jalan pada areal bergelombang-berbukit biasanya berbelok-belok  dan sering diperlukan jalan pembantu.
  • Pada tempat-tempat tertentu lebar jalan terlalu sempit karena sulit dibuka adanya jalan yang terlalu menanjak karena sulit dilandaikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembukaan Lahan Kelapa Sawit

PENANAMAN KACANGAN